RECOVERY COST ESTIMATION

Kenapa Recovery Cost Estimate harus dapat dipertanggungjawabkan bukan cuma secara angka, tapi juga secara engineering dan komersial.

"Sebuah RCE tidak boleh cuma masuk akal secara angka, tapi juga harus dapat dipertanggungjawabkan dari sisi engineering maupun komersial."
SRT RCE 8-step framework diagram

Apa itu RCE?

Recovery Cost Estimate (RCE) adalah biaya realistis yang dibutuhkan untuk memulihkan mesin atau peralatan industri yang rusak, mengembalikannya ke kondisi operasi yang aman, fungsional, dan dapat diterima.

RCE jauh lebih luas dibanding sekadar penawaran perbaikan (repair quotation). RCE mempertimbangkan keseluruhan proses recovery — termasuk tenaga kerja, material, peralatan, logistik, supervisi, pengujian, commissioning, dan seluruh biaya terkait proyek lainnya.

3 Pilar Prinsip RCE SRT

🛡️

ENGINEERING DEFENSIBLE

Dijustifikasi secara teknis berdasarkan bukti, mekanisme kerusakan, metodologi recovery, dan best practice industri.

🧮

NUMERICALLY CONSISTENT

Dibangun dari kuantitas akurat, resource loading, unit rate, dan kalkulasi yang transparan.

🤝

COMMERCIALLY DEFENSIBLE

Mencerminkan kondisi pasar riil, kompleksitas eksekusi, lokasi proyek, waktu, dan risiko.

Kerangka Kerja RCE SRT — 8 Tahap

Metodologi kami memastikan setiap RCE yang kami sampaikan bersifat evidence-based, berdasar justifikasi engineering, dan realistis secara komersial:

These 8 steps are the operational breakdown of the 5 core stages in SRT's BURCE methodology — the same framework, shown at a different level of detail.

Recovery Cost vs. Repair Cost

Keduanya sering disamakan, padahal cakupannya sangat berbeda:

REPAIR COST

(Yang ditawarkan)
  • Fokus pada perbaikan komponen spesifik
  • Terbatas pada biaya workshop dan spare part
  • Tidak mencakup biaya eksekusi proyek
  • Tidak mempertimbangkan kerusakan tersembunyi dan risiko

RECOVERY COST (RCE)

(Yang dibutuhkan)
  • Fokus pada pemulihan penuh ke kondisi operasional
  • Mencakup tenaga kerja, material, peralatan & biaya lain
  • Mempertimbangkan logistik, supervisi, pengujian, commissioning
  • Termasuk risiko & contingency untuk ketidakpastian

Contoh Kasus — Rolling Mill Terendam Banjir

Ketinggian air banjir ±40 cm menyebabkan kontaminasi, korosi, dan kerusakan pada beberapa sistem mesin plate rolling hidrolik. SRT mengembangkan RCE berdasarkan kebutuhan recovery aktual — bukan berdasarkan persentase dari nilai mesin.

⚙️ MECHANICALRoll, bearing, housing, alignment, struktur, fastener
💧 HYDRAULICSilinder, pompa, valve, hose, sistem filtrasi
⚡ ELECTRICAL & CONTROLMotor, panel, wiring, sensor, kontrol
✅ COMMISSIONINGPengujian, alignment, trial run, verifikasi performa

Lihat detail lengkap proyek recovery rolling mill ini di halaman Proyek kami →

Kenapa RCE SRT Berbeda

Nilai yang Kami Berikan: Kami tidak sekadar memberikan sebuah angka. Kami memberikan rencana recovery yang dapat Anda pertanggungjawabkan — engineering-defensible, commercially defensible, dan audit-ready.

Ingin gambaran awal level recovery mesin Anda? Coba tool interaktif kami.

COBA RECOVERY SCOPE ESTIMATOR →

Manfaat Pendekatan Ini

Butuh Recovery Cost Estimation yang engineering-defensible dan commercially defensible untuk aset Anda? Hubungi tim SRT.

Bacaan Terkait

RCE vs Repair Quotation

Kenapa dua pendekatan ini bisa hasilkan angka yang jauh berbeda.

Recovery Scope Estimation

Menentukan cakupan pemulihan sebelum bicara biaya.

Engineering-Defensible Cost Estimation

Apa yang membuat estimasi biaya bisa dipertahankan.

Bagian dari panduan lengkap: What is Machine Recovery? A Complete Guide →

RCE/BURCE adalah bagian dari tahap Engineer dalam SRT-ARM →

← Kembali ke Blog